Yayasan Gaksa Transkultura bergerak di bidang sosial dan kebudayaan yang mencakup wilayah lokal, nasional, dan internasional melalui kegiatan pendidikan, pelatihan, serta penerbitan.
Yayasan Gaksa Trans Kultura (Gaksa) bergerak bidang sosial kebudayaan yang mencakup tiga wilayah, yaitu lokal, nasional, dan internasional terdiri dari kegiatan pendidikan, pelatihan, dan penerbitan. Kami memiliki visi untuk menjadi pusat pengembangan kebudayaan dalam aktivitas kesenian yang berdampak baik terhadap pendidikan dan kebudayaan secara global.
Yayasan Gaksa Transkultura adalah rumah kebudayaan, pendidikan, dan literasi untuk semua. Rumah kami dan anda.
Setiap manusia memiliki hak yang sama untuk bertumbuh. Yayasan Gaksa Transkultura adalah tempat untuk tumbuh bersama. Oleh karena itu, mari bergabung bersama kami melalui program pelatihan, penerbitan, serta pendidikan seni dan budaya. Kalahkan rasa takutmu, ciptakan dunia tanpa batas.
Zikir Saman: Suara dari Langit Banten Resmi Terbit! Menjaga Nyala Tradisi di Ujung Senyap Rangkasbitung | Kabar gembira datang dari
Mengadakan forum diskusi terbuka yang membahas perkembangan budaya dan sastra Nusantara, melibatkan akademisi, seniman, dan sastrawan dalam berbagi pemikiran serta
Mengajarkan keterampilan membuat kerajinan tangan tradisional, seperti anyaman, batik, dan ukiran, sebagai bagian dari upaya pelestarian kebudayaan sekaligus memberikan nilai
Menyediakan kursus menulis naskah bagi pemuda dan penggiat seni, yang berfokus pada pengembangan cerita-cerita lokal dalam bentuk drama dan teater
Mengadakan lokakarya seni dan musik tradisional untuk melestarikan kebudayaan lokal, melibatkan anak-anak muda dalam mempelajari dan mempraktikkan seni musik daerah.
Menyediakan pelatihan seni lukis bagi masyarakat, memadukan teknik tradisional dan modern, untuk memperkenalkan karya seni lokal dalam kancah nasional maupun
























LAHAT — Penyair Aan Kunchay menerbitkan antologi puisi Sekembalinya Aku Nanti, sebuah buku yang merekam perjalanan batin manusia melalui tema keluarga, religiusitas, sejarah, kebudayaan lokal, hingga kritik terhadap kerusakan lingkungan.
CILEGON, 23 Juli 2026 — Sastrawan Melayu asal Singapura, Rohani Din, menerbitkan buku Tandak Pantun Tanah Jawara sebagai bagian dari komitmennya dalam merawat dan mengembangkan tradisi pantun di kawasan Nusantara.
Tangerang — Gagasan pendidikan yang menempatkan hati sebagai pusat proses belajar mengajar kini terdokumentasi dalam sebuah buku berjudul Mendidik dengan Hati: Konsep dan Penjabarannya di SMP PGRI 1 Tangerang karya
Tangerang – Praktisi pendidikan A. Ghazali Taufiq menerbitkan buku berjudul Mendidik dengan Hati: Konsep dan Penjabarannya di SMP PGRI 1 Tangerang sebagai panduan penerapan pendidikan yang mengedepankan sentuhan hati dalam
CILEGON — Penyair Malaysia, Irwan Abu Bakar, menerbitkan buku puisi Berona yang memuat 101 puisi hasil penulisan sepanjang 2015–2023. Buku yang diterbitkan Yayasan Gaksa Trans Kultura ini menghadirkan ragam tema,
Yayasan Gaksa Transkultura amat bersemangat jika anda ingin berkolaborasi bersama kami. Mari melampaui ide untuk menciptakan banyak hal!
Yayasan Gaksa Transkultura menanti anda untuk menjalin kemitraan bersama kami. Mari melampaui ide untuk menciptakan banyak hal!