Dewan guru SMKS menerbitkan antologi puisi berjudul “Disrupsi” melalui penerbit Yayasan Gaksa Trans Kultura yang beralamat di Jl. Gagunung, No. 12, Kelurahan Bagendung, Kota Cilegon Provinsi Banten.
Beragam tema dihadirkan, di antara tentang cita-cita dan keberanian. Kepala SMKS mengatakan bahwa penerbitan antologi puisi dewan guru merupakan program yang memberi ruang bagi dewan guru untuk berekspresi secara estetik melalui seni berbahasa. Karena, katanya Eros, kompetensi berbahasa sesungguhnya bukan hanya untuk guru bahasa.
“Semakin baik guru dalam berbahasa, semakin berkualitas kemampuannya dalam pembelajaran,” ungkap Eros.
Adapun judul Disrupsi dipilih adalah sebagai simbol berbagai transformasi digital di era ini. Perubahan analog ke digital dalam dunia pendidikan memberi tanda pentingnya perhatian pendidik dalam penguasaan teknologi.
Buku berukuran A5 setebal 101 halaman yang diterbitkan akhir tahun 2024 ini dapat diakses di perpustakaan sekolah dan perpustakaan daerah. Para pembaca, baik dari kalangan pendidik maupun masyarakat umum, dapat merasakan nuansa batiniah para guru melalui puisi-puisi yang mereka ciptakan.