SMKS Bina Insan Mandiri, Banjarsari Kabupaten Lebak, terus berupaya meningkatkan aktivitas literasi di kalangan peserta didik, di antaranya adalah dengan menerbitkan buku kumpulan esai Berbagi Kata. Buku ini diterbitkan melalui penerbit Yayasan Gaksa Trans Kultura yang telah berpengalaman menerbitkan berbagai jenis buku.
Eros Herlina, S.E., M.Ak., selaku Kepala SMKS Bina Insan Mandiri memberi gambaran tentang konten buku ini: “Huruf adalah simbol dan kata adalah serangkaian simbol sebagai penanda yang konsep maknanya terhubung dengan petanda. Penanda adalah lambang bunyi, sedangkan petanda adalah konsep makna dari penanda. Misalnya, konsep untuk menyebut benda yang kemudian dinamai buku, perlu kata yang disepakati. Penanda atau lambang bunyi dari benda “buku”, sementara itu petanda (maknanya) adalah suatu gagasan utuh dalam lembaran berjilid atau melalui bentuk alih media. Siswa/siswi SMKS Bina Insan Mandiri dalam buku ini, ingin berbagi berbagai penanda dan petanda melalui esai yang mengisahkan tentang latar kehidupan para penulisnya.”
Buku berukuran A5 setebal 157 halaman yang diterbitkan akhir tahun 2024 ini dapat diakses di perpustakaan sekolah dan perpustakaan daerah. Para pembaca akan memasuki banyak diciptakan dan dihuni oleh siswa/siswi SMKS Bina Insan Mandiri yang tidak lain merupakan Gen Z yang digadang-gadang sebagai pemegang estafet Indonesia Emas 2045, ketika usia Indonesia genap 100 tahun. |