Menyuarakan Legenda, Menjaga Jejak Budaya Kalimantan.Dengan bangga kami umumkan bahwa buku Cinta Abadi di Tanah Seruyan, karya Mondri alfian telah resmi diterbitkan oleh Yayasan Gaksa Trans Kultura pada Juli 2025.
Buku ini merupakan karya sastra berbasis cerita rakyat dan legenda lokal dari Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, yang lahir dari penuturan lisan Nini Datu—penjaga ingatan kolektif dan kisah-kisah masa lampau yang hidup di tengah masyarakat.
Disusun dengan narasi yang menggugah dan berbalut nilai spiritual, Cinta Abadi di Tanah Seruyan tidak hanya menjadi dokumentasi budaya, tetapi juga menjadi bahan renungan akan pentingnya menjaga identitas dan kearifan lokal di tengah modernitas.
Setiap cerita dalam buku ini memuat unsur nilai, mitos, dan simbol budaya yang khas, disampaikan dengan bahasa naratif yang penuh imaji dan kedalaman makna.
Buku ini merupakan salah satu hasil dari Workshop Muatan Lokal Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan, sebagai upaya menggali dan mengangkat kembali cerita rakyat sebagai bagian dari proses pendidikan yang kontekstual, bermakna, dan berakar pada budaya setempat.
Buku ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai bahan ajar muatan lokal, serta bacaan literasi budaya bagi siswa, guru, pemerhati tradisi, hingga peneliti di bidang folklor dan sastra daerah.
Spesifikasi Buku
- Judul: Cinta Abadi di Tanah Seruyan
- Penulis: Mondri Alfian, S.Pd., M.Pd.
- Penyelia Naskah & Penata Letak: Rizky Tri Wardana
- Penerbit: Yayasan Gaksa Trans Kultura
- Tebal: ±177 halaman | Ukuran A5 | Cetakan Pertama, Juli 2025
Buku Cinta Abadi di Tanah Seruyan bukan sekadar bacaan, tetapi penjaga nilai-nilai luhur yang mulai terlupakan. Kisah-kisah di dalamnya menjadi pengingat bahwa di balik hutan-hutan Kalimantan yang hijau dan aliran sungainya yang jernih, terdapat cerita cinta, pengorbanan, hingga nasihat leluhur yang tak lekang oleh waktu.





