Zikir Saman: Suara dari Langit Banten Terbit!

Zikir Saman: Suara dari Langit Banten Resmi Terbit!

Menjaga Nyala Tradisi di Ujung Senyap

Rangkasbitung | Kabar gembira datang dari dunia pelestarian budaya lokal. Buku Zikir Saman: Suara dari Langit Banten karya Dede A. Majid resmi diterbitkan oleh Yayasan Gaksa Transkultura. Dengan ketebalan 111 halaman, buku ini menjadi penanda penting dalam upaya penyelamatan warisan budaya tak benda khas Banten yang kini berada di ujung senyap: Zikir Saman.

Diterbitkan pada Maret 2025, buku ini lahir dari kekhawatiran atas semakin punahnya kesenian spiritual yang dulu hidup subur di lingkungan tarekat dan masyarakat adat di wilayah Kabupaten Lebak. Lewat riset mendalam, dokumentasi, dan refleksi kritis, Dede A. Majid membawa kita menyusuri jejak-jejak Zikir Saman—dari istana Kesultanan Banten hingga festival budaya masa kini.

Buku ini dibuka dengan sambutan hangat dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Dr. Lukman, S.Pd., M.Pd, yang menegaskan pentingnya upaya pelestarian budaya di tengah derasnya arus globalisasi.

“Tanpa upaya konkret, kita akan kehilangan lebih banyak lagi warisan yang seharusnya tetap hidup dan berkembang,” tulisnya dalam pengantar.

Lebih dari sekadar arsip, buku ini menyuarakan kegelisahan. Dari perubahan fungsi Zikir Saman—yang dulunya ritual tarekat penuh sakralitas, kini beralih menjadi tontonan budaya—hingga fakta pahit bahwa di Kampung Sukasari, Desa Kumpay, Kecamatan Banjarsari, hanya tersisa satu pewaris utama: Sidiq.

Zikir Saman, sebagaimana dijelaskan dalam buku ini, bukan hanya kesenian. Ia adalah jalan spiritual, medium kolektif masyarakat untuk memuliakan Nabi, sekaligus jembatan antara langit dan bumi. Dengan mengulas akar sejarahnya dalam tarekat Syattariyah dan Naqsyabandiyah, buku ini menegaskan bahwa kehilangan Zikir Saman bukan hanya kehilangan pertunjukan seni, tapi kehilangan ruh kebudayaan itu sendiri.

Dalam konteks tersebut, penerbitan buku ini adalah langkah penting:

  • Sebagai dokumentasi sejarah dan praktik,
  • Sebagai upaya penyadaran terhadap ancaman kepunahan,
  • Dan sebagai ajakan kepada generasi muda untuk kembali menyentuh akar-akar spiritual dan kebudayaan mereka.

Penerbitan Zikir Saman: Suara dari Langit Banten juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk komunitas Lebak Auto Fokus yang turut memproduksi film dokumenter tentang Zikir Saman, serta dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten sebagai bagian dari program dokumentasi budaya.

 

Spesifikasi Buku

  • Judul: Zikir Saman: Suara dari Langit Banten
  • Penulis: Dede A. Majid
  • Penerbit: Yayasan Gaksa Transkultura
  • Tebal: 111 halaman
  • Tahun Terbit: 2025
  • Lokasi Penelitian: Kampung Sukasari, Desa Kumpay, Banjarsari, Kabupaten Lebak

 

Buku ini kini tersedia untuk umum dan diharapkan menjadi referensi penting dalam studi kebudayaan, pendidikan seni, hingga kajian spiritualitas Nusantara.

Zikir Saman bukan hanya untuk dikenang, tapi untuk dilestarikan dan dihidupkan kembali.
Mari dengarkan kembali suara dari langit Banten—sebelum ia benar-benar hilang.

Bagikan Kegiatan ini

Ikuti Kegiatan

Scan QR Code